Minggu, 01 September 2019

LATIHAN SOAL X BDP

1.  Ada lima konsep yang mendasari suatu strategi pemasaran, yaitu:
a.   Segmentasi pasar
b.   Penentuan posisi pasar (market positioning).
c.    Strategi memasuki pasar (market entry strategy).
d.    Strategi marketing mix.
e.    Jawaban a, b, c dan d benar.

2.  Segmentasi pasar merupakan dasar untuk mengetahui bahwa setiap pasar itu terdiri atas beberapa segmen yang berbeda-beda.  Dalam setiap segmen terdapat pembeli-pembeli yang mempunyai ....
a.    Kebutuhan (needs) yang berbeda-beda.
b.   Pola pembelian yang berbeda-beda.
c.   Tanggapan yang berbeda-beda terhadap berbagai macam penawaran
d.   Jawaban a dan b benar.
e.   Jawaban a, b dan c benar.

3.     Tidak ada satupun perusahaan yang dapat mencapai pasar dengan memuaskan ….
a.    Semua pembeli.
b.    Pemiliknya.
c.    Pemasoknya.
d.    Distributornya.
e.    Pemerintah daerahnya.

4.      Dasar-dasar yang dapat dipakai untuk segmentasi pasar adalah faktor….
a.       Demografi.
b.      Geografis.
c.       Sosiologis.
d.      Psikologis.
e.       Jawaban a, b, c dan d benar semua.

5.      Faktor demografis segmentasi pasar dapat berupa unsur….
a.    Umur.
b.    Jenis kelamin.
c.    Agama.
d.    Jawaban a dan b.
e.    Jawaban a, b, dan c benar.

6.      Ada syarat-syarat agar kegiatan segmentasi pasar kita efektif (berhasil), yaitu:
a.       Measurability.
b.      Accessibility.
c.       substantiality.
d.      Jawaban a dan c benar.
e.       Jawaban a, b dan c benar.

7.Marion Harper mengatakan bahwa mengelola bisnis dengan baik adalah mengelola masa depan, dan mengelola masa depan adalah .... M      
a.    membuat rencana.   
b.    belajar sungguh-sungguh.
c.    membeli saham.
d.    menuntut ilmu setinggi mungkin.
e.    mengelola informasi.
   
8.  Manajemen (pengelola) perusahaan/organisasi harus selalu mengembangkan dan memelihara sistim informasi serta  mempunyai keterampilan untuk melaksanakan ….
a.    riset pemasaran.
b.    penjualan.
c.    rencana kerja.
d.    pengamatan perusahaan dan pesaing.
e.    wawancara dengan pelanggan.

9.  Sepanjang sejarah perusahaan-perusahaan, manajemen telah mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk mengelola manusia, modal, material, dan mesin, tetapi melupakan unsur penting yang kelima yaitu ....
a.    pelanggan.
b.    pinjaman dari bank.
c.    informasi.
d.    pasar produknya,
e.    relasi bisnis.

10.  Perkembangan pemasaran dari usaha yang tadinya bersifat lokal ke regional/nasional bahkan internasional perlu didukung oleh ....
a.    modal yang besar.
b.    pegawai yang banyak.
c.    informasi yang akurat.
d.    penjualan yang tinggi.
e.    data masa lalu.

11.  Suatu perusahaan seharusnya mempunyai struktur yang berlanjut dan saling berkait dari orang, peralatan dan prosedur yang ditujukan untuk mengumpulkan, menyaring, menganalisis dan membagikan informasi yang spesifik, tepat waktu dan cermat untuk digunakan oleh manajemen pemasaran, dikenal sebagai....
a.    sistim informasi perusahaan.
b.    sistim manajemen usaha.
c.    manajemen informatika.
d.    teknologi informasi pasar.
e.    sistim informasi pemasaran.

12.  Riset pemasaran adalah salah satu dari empat komponen ....
a.    sistim informasi perusahaan.
b.    sistim manajemen usaha.
c.    manajemen informatika.
d.    teknologi informasi pasar.
e.    sistim informasi pemasaran.

13.  Untuk mengantisipasi perkembangan persaingan yang semula dititik beratkan pada harga ke persaingan bukan harga, maka sangat diperlukan ....
a.    teman bisnis.
b.    pedagang besar yang handal.
c.    pengecer yang cekatan.
d.    penelitian yang canggih.
e.    informasi yang benar.

14.  Perkembangan orientasi (arah) usaha perusahaan/organisasi yang semula dari kebutuhan pembeli menjadi keinginan pembeli, sangat membutuhkan ....
a.    modal yang besar.
b.    pegawai yang banyak.
c.    informasi yang akurat.
d.    penjualan yang tinggi.
e.    data masa lalu.

15.  Disain, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang sistematis atas data dan segala penemuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan, disebut sebagai....
a.    sistem intelijen pemasaran.
b.    riset pemasaran.
c.    sistem pemasaran analisis.
d.    sistem pelaporan internal.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

16.  Ruang lingkup riset pemasaran meliputi....
a.    penentuan karakteristik pasar.
b.    pengukuran potensi pasar.
c.    analisis pangsa pasar.
d.    analisis penjualan.
e.    semua jawaban benar.

17.  Perusahaan yang menghimpun informasi tentang konsumen dan perdagangan secara periodik untuk kemudian menjualnya kepada kliennya, dikenal sebagai perusahaan ....
a.    sindikat jasa riset.
b.    riset pemasaran menurut pesanan.
c.    riset pemasaran khusus.
d.    sindikat riset khusus.
e.    jasa riset khusus.

18.  Riset pemasaran dimaksudkan untuk memahami ... dengan lebih baik.
a.    calon pelanggan.
b.    usaha-usaha pesaing.
c.    masalah pemasaran.
d.    pemasaran barang/jasa.
e.    penjualan.

19.  Persyaratan riset/penelitian adalah....
a.    sistimatis.
b.    berencana.
c.    mengikuti konsep ilmiah.
d.    jawaban a dan c benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

20.  Langkah pertama dalam riset pemasaran yang efektif (berhasil) adalah ....
a.    mengembangkan sumber informasi.
b.    mengumpulkan informasi.
c.    menganalisis informasi.
d.    menyajikan penemuan.
e.    menetapkan masalah dan tujuan riset.

21.  Sistimatika yang menjadi syarat riset bertujuan untuk ....
a.    efektifitas kegiatan.
b.    efisiensi kegiatan.
c.    survai awal.
d.    merumuskan masalah.
e.    melakukan studi kepustakaan.

22.  Data primer diperoleh dengan cara....
a.    mengeksplorasi perpustakaan.
b.    membaca majalah.
c.    mewawancarai sumber informasi.
d.    membaca buku-buku.
e.    mengumpulkan data pemerintah.

23.  Informasi yang sudah tersedia/telah dikumpulkan dengan tujuan lain, dapat kita gunakan sebagai ...
a.    data primer.
b.    data sekunder.
c.    data tersier.
d.    data serba guna.
e.    semua jawaban benar.

24.  Pendekatan riset dapat berupa ....
a.    observasi/pengamatan.
b.    survai
c.    eksperimen.
d.    kelompok utama.
e.    semua jawaban benar.

25.  Perangkat riset dapat berupa ....
a.    kuesioner/daftar pertanyaan.
b.    peralatan mekanis.
c.    survai.
d.    jawaban a dan b benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

26.  Contoh sumber data sekunder yang berasal dari dalam perusahaan yaitu ....
a.    laporan Rugi-Laba perusahaan.
b.    Neraca. keuangan.
c.    Data penjualan.
d.    jawaban a dan b benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.

27.  Ada beberapa macam metode pokok dalam menghimpun data primer, yaitu ….
a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

28.  Melihat secara mendalam mengenai persepsi konsumen, sikap konsumen, dan kepuasannya, yang merupakan aspek penting dalam mendefinisikan masalah yang harus diteliti secara formal.
a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c dan d benar semua.

29.  Metode yang cocok untuk riset yang bersifat penyelidikan adalah ….
a.    observasi.
b.    kelompok fokus.
c.    survai.
d.    eksperimen.
e.    jawaban a, b, c, dan d benar semua.

30.  Jika kita ingin mengetahui apa yang dimakan dan diminum oleh para peserta diklat (siswa) SMK Negeri 43, kita dapat mengetahui jawabannya dari ....
a.    pemilik kantin.
b.    sampahnya.
c.    peserta diklatnya sendiri.
d.    jawaban a dan c benar.
e.    jawaban a, b dan c benar.


          ESSAY :

         1. Jelaskan Pengertian Pasar


         2. Sebutkan dan jelaskan funsi pasar

         3. Apa yang dimaksud Analisa Pasar
    
         4. Sebutkan langkah langkah melakukan analisa Pasar


         5. Jelaskan 



        JAWABAN
        1. Pengertian Pasar adalah sebuah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli, baik itu barang ataupun jasa


           2.             1.Fungsi Distribusi
         Dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Pasar memiliki fungsi distribusi menyalurkan barang-barang hasil produksi kepada konsumen.
                 2. Fungsi Pembentukan Harga

      Sebelum terjadi transaksi jual beli terlebih dahulu dilakukan tawar menawar, sehingga diperoleh kesepakatan harga antara penjual dan pembeli. Dalam proses tawar menawar itulah keinginan kedua belah pihak (antara pembeli dan penjual) digabungkan untuk menentukan kesepakatan harga, atau disebut harga pasar.


                             3. Fungsi Promosi

      Pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang promosi, karena di pasar banyak dikunjungi para pembeli. Pelaksanaan promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memasang spanduk, membagikan leaflet atau brosur penawaran, membagikan sampel atau contoh produk kepada calon pembeli, dan sebagainya.


          3. analisis pasar adalah suatu penganalisisan atau penyelenggaraan untuk mempelajari berbagai masalah pasar. Analisis pasar akan menyangkut lokasi pasar, luasnya pasar, sifatnya pasar dan karakteristik pasar


            4. 

           1. Menentukan Pasar Relevan (Relevant Market)

           2. Menganalisis Permintaan Primer untuk Pasar Relevan

           3. Menganalisis Permintaan Selektif dalam Pasar Relevan

           4. Menetapkan Segmen Pasar

           5. Menilai Persaingan

           6. Mengidentifikasi Pasar Sasaran Potensial


         5. Segmentasi Pasar adalah pembagian kelompok konsumen/ pembeli yang memiliki kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda-beda (heterogen) di dalam pasar tertentu sehingga nantinya menjadi satuan pasar yang homogen dan dijadikan sasaran pasar dengan strategi marketing mix tersendiri.


        

SEGMENTASI PASAR 2

Segmentasi Pasar Berdasarkan Tujuan, Kriteria, dan Contohnya


Pengertian Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi calon konsumen potensial ke dalam kelompok, atau segmen, berdasarkan karakteristik yang berbeda. Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, lokasi, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.


Tujuan Segmentasi Pasar

Tujuan segmentasi pasar adalah untuk menghasilkan volume penjualan lebih tinggi, dengan melakukan pengelompokan konsumen adalah hal terbaik untuk mengetahui kebutuhan mereka. Segmentasi pasar juga memungkinkan Anda untuk mengembangkan produk dengan biaya lebih rendah, karena Anda dapat langsung mengimprovisasi produk Anda sesuai dengan kelompok konsumen tertentu yang diinginkan. Hal ini sangat efektif daripada mencoba menyediakan banyak produk ke banyak kelompok.
Semakin sempit target audiens Anda, semakin sedikit saluran iklan dan promosi yang mungkin perlu Anda gunakan.  Anda mungkin bisa memasang iklan ditempat yang strategis, ditempat dengan audiens yang memiliki suatu kesamaan. Sebagai bagian dari bauran pemasaran, distribusi memainkan peran kunci dalam rencana penjualan Anda, dan segmentasi pasar memungkinkan Anda menggunakan saluran distribusi yang lebih sedikit jika audiens target Anda membeli dengan cara yang sama dan di lokasi serupa.


Kriteria Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar dipraktikkan oleh sebagian besar bisnis dalam suatu bentuk sebagai cara menyederhanakan strategi pemasaran mereka dengan membagi pasar berbasis luas ke dalam kelompok konsumen tertentu, dan merancang metode pemasaran yang akan menarik bagi setiap kelompok.
Penting bagi Anda untuk memfokuskan sumber daya pada segmen pasar yang ukuran, pertumbuhan, dan profitabilitasnya tinggi.  baik secara langsung maupun dalam jangka panjang. Berikut adalah  5 kriteria segmentasi pasar yang akan berguna ketika Anda melakukan strategi segmentasi pasar untuk bisnis Anda.

1. Measurable (Terukur)

Segmen pasar harus diukur berdasarkan nilai atau volume penjualan (yaitu jumlah pelanggan dalam segmen ini). Riset pasar yang andal harus mampu mengidentifikasi ukuran segmen pasar hingga tingkat akurasi yang masuk akal, sehingga ahli strategi kemudian dapat memutuskan apakah, bagaimana, dan sejauh mana mereka harus memfokuskan upaya mereka pada pemasaran ke segmen ini.

2. Substantial (Substansial)

Sederhananya, tidak akan ada gunanya membuang anggaran pemasaran dalam pasar yang tidak cukup besar, atau memiliki daya beli negatif. Segmen pasar yang layak adalah dari kelompok yang homogen dengan karakteristik yang jelas seperti kelompok usia, latar belakang sosio-ekonomi dan persepsi merek. Hal yang “musiman” juga penting di sini. Tidak ada ahli segmentasi pasar yang akan merekomendasikan untuk fokus pada kelompok pelanggan yang tidak stabil yang kemungkinan akan bubar, satu atau dua tahun.

3. Accessible (Dapat diakses)

Ketika melakukan riset terhadap segmen pasar, penting untuk mempertimbangkan bagaimana audiens  dapat mengakses informasi tersebut. Lalu, Anda juga harus mengenal kekuatan dan kemampuan departemen pemasaran perusahaan Anda.  Mungkin ada segmen yang efektif menanggapi iklan outdoor lebih baik seperti baliho atau papan reklame. Namun ada pula segmen yang lebih suka menanggapi informasi melalui kampanye media sosial,  iklan televisi, atau sejumlah pendekatan lainnya.

4. Differentiable (Dapat dibedakan)

Segmen pasar yang ideal di sisi internal harus homogen, (semua pelanggan di dalam segmen memiliki preferensi dan karakteristik yang sama), namun secara eksternal adalah heterogen. Perbedaan antara segmen pasar harus didefinisikan dengan jelas sehingga kampanye  produk dan alat pemasaran dilaksanakan tidak tumpang tindih.

5. Actionable (Dapat ditindaklanjuti)

Segmen pasar harus memiliki nilai praktis dan  harus menyediakan data pendukung untuk posisi pemasaran atau pendekatan penjualan. Hal ini harus menjadi hasil yang mudah diukur, ideal dalam kaitannya dengan pengukuran yang ada dari segmen pasar sebagaimana didefinisikan oleh riset dalam mengeahui segmen pasar.


Contoh Segmentasi Pasar

Segmen pasar digunakan untuk menyesuaikan produk, promosi, harga, lokasi, dan pengalaman pelanggan kepada konsumen. Berikut ini adalah contoh umum segmen pasar. Dalam segmen pasar terdiri dari pengelompokan pelanggan potensial yang memiliki kesamaan yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pemasaran. Berikut ini adalah contoh umum segmen pasar yang biasakan untuk menentukan segmentasi pemasaran:
  • Kebutuhan pelanggan – Kebutuhan pelanggan adalah jenis segmen pasar yang paling umum. Sebagai contoh, beberapa pelanggan membutuhkan kopi tanpa kafein dan yang lain membutuhkan kopi biasa. Ini adalah suatu pilihan penting yang lain dalam sebuah produk selain harga, lokasi, dan promosi berdasarkan kebutuhan.
  • Preferensi Pelanggan – Preferensi pelanggan seperti persepsi bahan makanan. Misalnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia.
  • Gaya hidup – Segmen gaya hidup seperti furnitur yang dirancang untuk memaksimalkan ruang kecil  di apartemen perkotaan yang besar
  • Budaya – Menargetkan budaya, superculture, atau subkultur. Misalnya, sebuah kafe dengan memorabilia olahraga yang menargetkan penggemar olahraga.
  • Jenis – Jenis pelanggan seperti konsumen biasa atau pebisnis.
  • Demografis – Demografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis. Misalnya, produk asuransi untuk manula.
  • Pendapatan – Tingkat pendapatan seperti hotel keluarga yang dirancang untuk keluarga dengan anggaran terbatas.
  • Sensitivitas harga – Di luar penghasilan, orang memiliki kepekaan harga yang berbeda dibandingkan dengan kategori produk. Misalnya, konsumen iphone yang membeli smartphone tersebut dengan harga yang kebanyakan orang bilang cukup mahal, namun tidak bagi para pecinta produk Apple yang tahu kelebihannya.
  • Persepsi Risiko – Segmentasi pasar berdasarkan persepsi risiko dan toleransi mereka. Misalnya, produk keuangan untuk pelanggan yang ingin melindungi uang mereka dari inflasi tanpa mengambil risiko pasar apa pun.
  • Lokasi – Segmen berdasarkan geografi seperti rantai restoran yang mengkustomisasi menu untuk menyertakan makanan lokal dari setiap wilayah dan kota.
  • Kesetiaan pelanggan – Produk, harga, dan promosi yang menargetkan pelanggan Anda yang paling setia atau mungkin pelanggan Anda yang paling setia. Misalnya, merek fesyen yang merilis item tambahan terbatas yang dipromosikan ke pelanggan setia.
  • Penggemar – Segmen berdasarkan antusiasme pelanggan untuk kategori merek, teknologi, atau produk. Misalnya, satu set kereta mainan yang dirancang untuk pemula versus satu set yang dirancang untuk penggemar yang serius.
  • Kesiapan – Pelanggan yang ingin segera melompat dan membeli dibandingkan dengan yang sulit dijual. Misalnya, membuat promosi ditujukan untuk pengguna awal teknologi baru versus promosi untuk para Geek.
  • Pengetahuan – Segmen pasar yang tahu banyak tentang produk Anda versus mereka yang tidak tahu. Misalnya, pakaian pria yang dirancang, dan dipromosikan kepada individu yang tahu pakaian.
  • Konteks – Segmen berdasarkan situasi seperti kartu ucapan untuk liburan, acara, atau acara istimewa tertentu.
  • Jaringan Segmen berdasarkan jaringan distribusi. Misalnya, merek fesyen yang melihat pelanggan ritel sebagai segmen yang berbeda dari pelanggan toko daring.

SEGMENTASI PASAR

Segmentasi Pasar: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Syaratnya

Pengertian Segmentasi Pasar adalah
Ilustrasi Segmentasi Pasar

Pengertian Segmentasi Pasar

Daftar isi
 Pengertian Segmentasi Pasar adalah pembagian kelompok konsumen/ pembeli yang memiliki kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda-beda (heterogen) di dalam pasar tertentu sehingga nantinya menjadi satuan pasar yang homogen dan dijadikan sasaran pasar dengan strategi marketing mix tersendiri.
Segmentasi pasar adalah strategi suatu perusahaan untuk mengenal minat dan kebutuhan konsumen di suatu market yang kemudian menciptakan produk baru (product diversification) yang sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen tersebut. Dengan kata lain, PASAR yang tadinya hanya satu dan luas menjadi beberapa pasar yang bersifat homogen setelah mengalami segmentasi.
Tujuan utama market segmentation adalah untuk membuat proses pemasaran yang lebih terarah sehingga sumber daya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Segmentasi Pasar Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti segmentasi pasar, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Pride dan Ferrel

Menurut Pride dan Ferrel, market segmentation adalah suatu sistem membagi market ke segmen-segmen pelanggan potensial dengan kesamaan karakteristik yang memperlihatkan terdapatnya kesamaan tingkah laku konsumen.

2. Philip Kotler dan Gary Amstrong

Menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong, pengertian segmentasi pasar adalah pembagian sebuah market menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda.
Tujuan pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut.

3. Swastha dan Handoko

Menurut Swastha dan Handoko, pengertian segmentasi pasar adalah aktivitas membagi–bagi market yang memiliki sifat heterogen kedalam satu-satuan market yang bersifat homogen.

Tujuan Segmentasi Pasar

tujuan segmentasi pasar
Tujuan market segmentation
Seperti yang disebutkan sebelumyan, tujuan utama pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang masih sangat luas menjadi beberapa pasar yang sifatnya homogen. Lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa tujuan segmentasi pasar:

1. Memudahkan Dalam Membedakan Pasar

Salah satu kesulitan perusahaan dalam proses pemasaran produk adalah keadaan pasar yang sifatnya heterogen dimana minat dan selera konsumen sangat beragam dan terus berkembang.
Dengan mengelompokkan konsumen yang sifatnya homogen maka perusahaan akan lebih mudah memahami kebutuhan dan minat konsumen. Hasil akhirnya, suatu pasar akan lebih mudah untuk dibedakan dengan kelompok pasar lainnya.

2. Pelayanan Konsumen Menjadi Lebih Baik

Empat hal penting yang paling diperhatikan oleh konsumen dalam pemenuhan kebutuhannya adalah kualitas, harga, pelayanan, dan ketepatan waktu. Dan pelayanan yang baik merupakan hal krusial dari keempat hal penting tersebut.
Dengan melakukan market segmentation, maka perusahaan akan lebih mudah memberikan pelayanan sesuai dengan segmentasinya.

3. Strategi Pemasaran Lebih Terarah

Strategi pemasaran pada pasar yang homogen akan lebih mudah ketimbang pada pasar yang heterogen. Strategi pemasaran pada pasar homogen akan lebih terarah, termasuk menyusun bauran pemasaran yang meliputi produk, harga, distribusi, dan promosi.
Dengan adanya pengelompokan pasar maka perusahaan dapat mengarahkan dana dan usahanya ke market yang potensial dan lebih menguntungkan.

4. Mengenal Kompetitor dengan Segmen yang Sama

Setelah memahami pembeli yang berada pada suatu segmen pasar, tentunya perusahaan juga akan dapat mengetahui siapa saja kompetitor di segmen yang sama dan aktivitas apa yang dilakukan oleh kompetitor.
Dengan begitu, maka perusahaan dapat mempelajari dan meniru strategi pemasaran komptetitor tersebut sehingga dapat merebut perhatian konsumen.

5. Evaluasi Target dan Rencana Bisnis

Setelah memahami segmen pasar dan karakteristiknya, maka perusahaan dapat melakukan suatu evaluasi atas kegiatan pemasaran yang pernah dilakukan sebelumnya.
Dari sini, perusahaan akan mengetahui apakah strategi pemasaran telah sesuai dengan karakteristik pasar sehingga dapat menjadi acuan untuk membuat perencanaan bisnis selanjutnya.

 MANFAAT SEGMENTASI PASAR
Manfaat Segmentasi Pasar
Manfaat market segmentation
Segmentasi pasar dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa manfaat yang ingin didapatkan oleh perusahaan, diantaranya adalah:
  • Perusahaan memiliki dan menerapkan ide pemasaran yang lebih terarah.
  • Perusahaan akan terbantu dalam hal pengaturan produk menjadi lebih baik.
  • Perusahaan mengetahui dan membandingkan peluang pasar baru.
  • Perusahaan dapat menyusun dan menggunakan budget yang ada secara efektif dan efisien.
  • Perusahaan akan terbantu dalam menciptakan daya tarik di bidang pemasaran.
  • Perusahaan akan berada pada situasi yang lebih menguntungkan di pasar.


Syarat Segmentasi Pasar

Syarat Segmentasi Pasar
Syarat pengelompokan pasar
Berikut ini adalah beberapa syarat segmentasi pasar yang efektif:
  1. Dapat Diukur (Measurable)pengelompokan pasar harus terukur, baik dalam besarnya, luasnya, serta daya beli konsumen pada segmen pasar tersebut.
  2. Dapat Dijangkau (Accessible), segmentasi pasar juga harus bisa dilaksanakan. Dengan kata lain, strategi pemasaran yang dibuat dapat dilakukan dan dapat melayani segmen pasar dengan baik.
  3. Cukup Besar (Substantial)pengelompokan pasar harus cukup besar sehingga dapat menguntungkan ketika dilayani oleh perusahaan.
  4. Dapat Dibedakan (Differentiable), artinya segmen pasar yang dikelompokkan harus dapat dibedakan dengan jelas.
  5. Dapat Dilaksanakan (Actionable), market segmentation harus dapat dilayani atau dijangkau oleh sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.


Dasar Segmentasi Pasar

Dasar Segmentasi Pasar
Dasar pengelompokan pasar
Dalam melakukan segmentasi pasar, kita dapat merujuk pada beberapa dasar pelaksanaannya. Adapun beberapa dasar segmentasi pasar adalah sebagai berikut:
  • Demografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan demografis yang meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan, penghasilan, pekerjaan, agama, ras, dan lain-lain.
  • Geografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan aspek geografis yang meliputi lokasi atau daerah, wilayah, iklim, kepadatan penduduk, dan lainnya.
  • Psikografis, yaitu dasar pengelompokan pasar berdasarkan ciri-ciri kepribadian, yang meliputi kepribadian, kelas sosial, dan gaya hidup.