Selasa, 27 April 2021

MATERI BISNIS ONLINE

 Materi Pelajaran


1. Pengertian  Google AdSense


Google AdSense adalah program periklanan dari Google yang membolehkan user untuk menjadi partnernya. Seluruh user dapat mengikuti layanan ini dengan syarat mempunyai blog atau website.


User (pemilik website) yang mengikuti program Google AdSense akan mendapatkan bayaran dari Google ketika iklannya diklik oleh pengunjung. Ciri-ciri website yang mengikuti program ini ditandai dengan adanya iklan pada bagian sidebars atau tengah-tengah artikel (tergantung bagaimana pemilik mengaturnya). Contohnya seperti gambar di bawah ini.


Hampir kebanyakan pemilik website melakukan monetisasi menggunakan Google AdSense. Penggunaan layanan ini cukup mudah. AdSense juga menawarkan komisi lebih besar dibandingkan dengan layanan serupa. Tentu saja kesempatan ini tidak mau dilewatkan oleh para pemilik website. Mereka pun ramai-ramai memasang AdSense di dalam website-nya masing-masing.


2. Keuntungan Menggunakan Google AdSense


Nah! Sebelum Anda mencoba sendiri Google AdSense, akan lebih baik jika mengetahui beberapa keuntungannya.


1. Penghasilan Tambahan


Tentu! Keuntungan utama menggunakan Google AdSense adalah bayaran yang ditawarkan. Tambahan iklan AdSense yang terpasang di website Anda akan membuat website lebih menghasilkan.


Penghasilan yang bisa Anda dapatkan dari AdSense tergantung beberapa faktor, antara lain tingkat popularitas website dan juga besarnya nilai iklan yang ditawarkan oleh pengiklan. Semakin kompetitif kata kunci yang ditargetkan, biasanya semakin besar pula nilai di setiap klik iklan.


Google melakukan pembayaran di setiap bulannya. Pencairan dapat dilakukan dengan syarat sudah memenuhi penghasilan sebesar $100 atau setara dengan 1,4 juta (kurs Rp 14.152).


2. Iklan Sesuai dengan Konten Website


Konten merupakan bagian yang cukup penting untuk menarik perhatian pengunjung sehingga perlu penataan yang baik. Ketika Anda menggunakan layanan seperti Google AdSense dan layanan sejenis, tentu saja akan mengurangi ruang di konten. Tentu saja hal ini membuat pengunjung terkadang tidak menyukainya.


Nah! Keuntungan mengikuti program Google AdSense adalah iklan yang muncul sesuai dengan isi konten website Anda. Jadi iklan tidak terlalu mengganggu. Bayangkan saja jika konten iklan konteksnya jauh berbeda dengan website.


Misal, website Anda membicarakan layanan web hosting tetapi iklan yang ditampilkan berhubungan dengan tumbuhan atau hewan. Tentu saja hal ini cukup mengganggu.


3. Bentuk Iklan Dapat Disesuaikan


Tampilan dan keunikan website atau blog tentu sangat penting untuk pengunjung, khususnya kemudahan dalam navigasi. Iklan Google AdSense memang ukuran konten yang tampil di dalam website –seperti yang sudah dibahas sebelumnya.


Namun Anda tidak perlu khawatir karena di sisi lain Google AdSense juga menawarkan iklan yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat dengan mudah mengatur ukuran, bentuk, dan latar belakang maupun border iklan.


Nah! Bagi Anda yang mempunyai skill webmaster atau latar belakang blogger tentu saja bisa memanfaatkan Google AdSense sebagai ‘pelengkap’ desain.


4. Tersedia Banyak Referensi


AdSense merupakan program periklanan yang sangat populer. Bisa jadi, kepopulerannya berkat dokumentasi yang cukup lengkap. Tidak hanya itu, banyak sekalian referensi dan berbagai tips dan trik terkait dengan AdSense yang tersebar di internet.


Dokumentasi yang lengkap tentu saja sangat bermanfaat bagi Anda yang mencoba menggunakan layanan AdSense. Jika terjadi masalah tinggal melakukan pencarian menggunakan Google Search. Di sana tersedia banyak sekali referensi yang bisa Anda baca terkait dengan AdSense.


5. Menyediakan Statistik Lengkap


Google AdSense menyediakan statistik dan analisis lengkap pengunjung dan penghasilan website. Semua fitur tersebut dapat Anda temukan di dalam akun dashboard. Bahkan Anda bisa melihat jumlah klik, penghasilan setiap klik dan total penghasilan, popularitas website, dan popularitas dari halaman web berdasarkan iklan yang tampil.


Selain fitur statistik, fitur menarik lainnya dari Google AdSense adalah adanya fitur keamanan yang bisa digunakan untuk memblokir iklan yang tidak diinginkan.


Sudah tertarik untuk memasang Google AdSense? Tenang, Anda hanya perlu beberapa langkah saja. Namun perlu bersabar karena ada proses di mana Anda harus menunggu waktu beberapa hari untuk proses verifikasi.


3. Langkah-langkah Cara Mendaftar Google AdSense


Cara membuat Google AdSense sangat mudah karena Anda hanya perlu email dan website yang sudah aktif. Setidaknya ada empat tahapan yang perlu Anda lakukan, yaitu membuat akun AdSense, mengaktifkan akun AdSense, membuat iklan AdSense, dan menambahkan iklan AdSense ke dalam website.


Langkah 1 – Membuat Akun google AdSense


Pertama, buat akun AdSense terlebih dahulu. Silakan kunjungi halaman Sign Up AdSense, kemudian klik “Daftar Sekarang”. Anda akan diminta untuk mengisi beberapa form registrasi. Isi sesuai dengan website dan email yang ingin Anda daftarkan.


Scroll ke bawah kemudian klik “Save & Continue” untuk melanjutkan.


Akan ada verifikasi kembali. Anda hanya tinggal scroll ke bawah kemudian klik “Create Account”.


Binggo! Akun Anda sudah aktif. Namun belum bisa digunakan. Anda harus mengaktifkannya terlebih dahulu.


Langkah 2: Mengaktifkan Akun AdSense


Setelah proses registrasi, Anda akan masuk ke dalam dashboard Google AdSense. Kemudian isi beberapa informasi yang diminta.


Penting!: Masukkan alamat dengan benar. Alamat tersebut menjadi tujuan ketika Anda ingin mencairkan pembayaran AdSense. Jika salah, bisa jadi Anda tidak akan pernah menerima pembayaran yang dicairkan.


Kemudian klik “Submit” jika sudah selesai.


Anda akan diminta untuk menyalin beberapa baris kode ke dalam website seperti gambar di bawah ini. Kode tersebut berguna sebagai identitas AdSense di dalam website. Jika salah, Anda tidak akan menerima iklan AdSense atau iklan yang tampil tidak valid.


Kemudian setelah menambahkan ke dalam website, jangan lupa untuk memberikan tanda centang di bagian ‘I’ve pasted the code into my site’. Hal ini untuk memastikan bahwa baris kode tersebut sudah ditambahkan di website. Untuk apa? Supaya Google AdSense bisa melakukan pengecekan dan melakukan audit website Anda apakah sudah layak untuk mengaktifkan AdSense atau belum.


Jangan lupa klik “Done” untuk melanjutkan.


Jika berhasil, Anda akan menerima pemberitahuan di bawah ini.


Nah, sampai dengan saat ini biasanya Google AdSense akan meminta Anda untuk menunggu paling tidak 3 hari. Namun di beberapa kasus membutuhkan waktu yang lebih lama. Anda akan menerima email jika permintaan pengaktifan akun AdSense berhasil.


Jika pengajuan Anda ditolak, pihak AdSense juga akan mengirimkan email kepada Anda dengan informasi alasan penolakan tersebut.


Langkah 3: Membuat Iklan AdSense


Google AdSense sudah menyetujui akun Anda dan sekarang sudah aktif? Saatnya membuat iklan dan memasukkannya ke dalam website. Tentu ini akan menjadi hal yang menarik karena Anda akan mengatur iklan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.


Setidaknya ada tiga hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatur iklan AdSense –membuat unit iklan, memilih tipe iklan, dan memilih gaya teks iklan


– Membuat Unit Iklan (Ads)


Masuk ke dalam dashboard akun AdSense Anda kemudian klik tab “My Ads”. Anda akan menemukan beberapa menu yang berhubungan dengan pengaturan konten iklan.


klik opsi “Add units”  yang berada di bagian menu “Content”. Tab ini akan memunculkan daftar iklan yang sudah pernah Anda buat. Anda bisa menggunakan iklan yang sudah ada atau membuat iklan baru.


Untuk membuat iklan baru, klik tombol “+ New ad unit” seperti contoh di bawah ini.


– Memilih Tipe Iklan


Anda akan melihat tampilan beberapa tipe iklan. Google AdSense menawarkan beberapa tipe iklan, seperti Responsive, Leaderboard, Large Rectangle, Large Mobile Banner, atau Large Skyscraper.


Selain itu Anda juga dapat memilih tipe iklan. Setidaknya ada empat tipe iklan yang ditawarkan Google AdSense — iklan teks dan gambar (text and display ads), iklan berimbang (matched content), iklan in-feed dan iklan di dalam artikel (in-article ads).


Anda dapat memilih satu di antara ukuran dan tipe iklan sesuai dengan yang Anda inginkan. Misalnya saja Anda memilih iklan ‘responsive’ dengan tipe ‘text and display ads’. Klik “Responsive” dan pilih “Text & display ads ” seperti contoh di bawah ini.


– Memilih Gaya Teks Ads


Tidak hanya sampai di pemilihan ukuran dan tipe iklan. Anda dapat menyesuaikan tampilan iklan lebih lanjut.


Tersedia beberapa pilihan gaya iklan yang dapat Anda pilih. Anda juga dapat memilih warna border, judul, teks, URL, dan background. Fitur inilah yang menjadi salah satu keunggulan dari Google AdSense.


Setelah semua selesai, jangan lupa klik “Save and Get Code”.


Anda akan mendapatkan beberapa baris kode. Baris kode tersebut merupakan iklan yang nantinya tampil di halaman website. Salin kode tersebut dan tambahkan di dalam website sesuai dengan tempat yang Anda kehendaki.


Tidak perlu khawatir mengenai ukuran iklan karena akan menyesuaikan dengan ukuran yang tersedia di dalam halaman website.


Klik “Close” untuk menyelesaikan proses pembuatan unit.


Anda tidak harus menambahkan baris kode saat itu juga. Akses unit yang sudah Anda buat sewaktu-waktu dapat diakses melalui menu “My Ads » Content » Ad Units”.


Langkah 4 – Cara Menambahkan Iklan AdSense ke Dalam Website WordPress


Setidaknya ada dua pilihan cara untuk menambahkan iklan AdSense ke dalam Website WordPress, yaitu menggunakan plugin atau manual menggunakan code editor.


Berikut ini tiga plugin yang dapat Anda gunakan untuk menambahkan iklan AdSense ke dalam WordPress.


– Easy Google AdSense


Easy Google Adsense mempermudah proses monetisasi website menjadi lebih sederhana. Anda tidak perlu menambahkan secara manual kode iklan Google untuk memasang iklan AdSense ke dalam website. Apalagi jika bagian di setiap website berbeda-beda.


Anda hanya perlu menambahkan Google AdSense Publisher ID di dalam pengaturan. Menggunakan plugin ini, Google akan secara otomatis memunculkan iklan secara optimal dan tentu saja dengan tampilan yang menarik bagi pengunjung website.


– Ad Injection


Ad Injection merupakan plugin yang membantu Anda memasukkan berbagai macam iklan (salah satunya Google AdSense) ke dalam konten post dan halaman WordPress.


Anda dapat mengatur jumlah iklan berdasarkan panjang, dan menyesuaikan siapa saja yang bisa melihat iklan tersebut berdasarkan umur post, target pengunjung, dan alamat IP. Iklan yang Anda masukkan dapat disesuaikan lokasinya (random, atas, atau di bawah) atau di antara area widget atau sidebar.


Jika Anda menginginkan banyak opsi, Ad Injection merupakan pilihan yang tepat.


Ad Inserter

Ad Inserter merupakan plugin WordPress yang berfungsi untuk mengelola berbagai macam iklan. Anda dapat menggunakan plugin ini untuk menempatkan iklan di posisi yang optimal.


Ad Inserter mendukung tidak hanya Google AdSense saja, melainkan juga Google Ad Manager, Media.Net, dan Amazon Native Shopping Ads.


Plugin tidak hanya AdSense atau plugin untuk iklan saja. Terdapat berbagai macam opsi untuk menambahkan opt-in form, skrip header, JavaScript, HTML, CSS, PHP, analytics, pengecekan kode iklan di seluruh halaman website.


Menambahkan Iklan AdSense Secara Manual


Anda bisa menambahkan kode iklan AdSense tanpa menginstall plugin, yaitu menggunakan widget di WordPress.


Login ke dalam dashboard WordPress. Klik “Appearance » Widgets”, Anda akan masuk ke dalam menu widget.

Kemudian tambahkan widget Text. Anda bisa meletakkan sesuai dengan keinginan. Pada contoh ini saya meletakkan kode di dalam ‘Left Sidebar’. Jika Anda menghendaki iklan ada di bawah, Anda bisa menambahkannya ke dalam widget footer.

Anda bisa mengisi bagian judul sesuai dengan keinginan. Pada contoh gambar di atas saya menggunakan nama Ads. Kemudian untuk kode iklan AdSense dapat Anda tambahkan di bawahnya. Nah! Setelah selesai jangan lupa klik “Save”.

Anda perlu menunggu beberapa saat untuk melihat iklan muncul di halaman website.


Beberapa Tip’s Agar Diterima Google AdSense


Akun AdSense Anda masih saja ditolak? Anda mungkin mengabaikan beberapa hal. Ada tips yang mungkin bisa membantu Anda dengan mudah mengaktifkan akun AdSense.


1. Pastikan Navigasi Mudah Digunakan & Jelas


Navigasi merupakan bagian yang penting di dalam website. Navigasi sangat menentukan kenyamanan pengunjung. Semakin mudah mudah dan jelas navigasi suatu website, maka semakin baik pula pengalaman pengguna yang diberikan. Navigasi juga bisa menjadi faktor efektivitas pengguna ketika berinteraksi dengan website Anda.


Setidaknya ada tiga hal yang perlu Anda pertimbangkan berkaitan dengan navigasi, yaitu keterbacaan, penataan, dan fungsi. Contohnya seperti website wisata yang baik penataan navigasinya seperti ini ‘Beranda » Tujuan » Galery » Ulasan » Tentang Kami’.


Namun Anda pun bisa menentukan navigasi sesukanya asalkan pengunjung bisa dengan mudah dan cepat memahami dan berinteraksi isi website. Anda bisa meminta feedback kepada teman atau pengunjung melalui sebuah form jika memungkinkan.


2. Buat Konten Menarik dan Unik


Tidak kalah penting, yaitu Konten!. Sebagus apa pun tampilan website, jika tidak punya konten yang unik dan menarik, sulit untuk mendatangkan trafik.


Anda bisa mendatangkan pengunjung setia menggunakan konten yang original dan berkualitas. Jika pengunjung sudah menyukai konten yang sudah Anda buat, biasanya mereka akan menceritakan atau menyarankan website Anda ketika orang lain sedang mencari informasi berhubungan dengan website. Tentu saja ini akan membantu untuk terus mengembangkan konten dan website Anda.


Anda perlu berhati-hati ketika menggunakan referensi dari media lain. Baik artikel maupun video. Bisa jadi website Anda terdeteksi sebagai website plagiat atau bahkan spam.


Nah! Akan lebih baik jika Anda membuat konten yang original. Google akan lebih menyukai konten seperti itu karena sesuai dengan kebijakan mereka, yaitu memblokir website yang mengandung konten tiruan atau pelanggaran hak cipta.


3. Gunakan Google AdSense Saja


Ada beberapa layanan iklan selain Google AdSense. Namun, akan lebih baik jika tidak menggunakan yang lainnya sebelum AdSense menyetujui permintaan pengaktifan akun Anda.


Ibaratnya jika Anda ingin menitipkan iklan di sebuah billboard, pasti tidak mau kan orang lain juga menggunakan billboard tersebut untuk menayangkan iklan yang sama. Sama halnya dengan Google. Website Anda akan lebih dipercaya jika hanya menggunakan layanan periklanan dari mereka saja.


4. Sudah Mempunyai 10-15 Artikel Aktif


Nah! Salah satu hal penting lain yaitu adanya artikel atau konten aktif di blog. Paling tidak berjumlah 10-15 artikel. Bagaimana Anda mengenali sebuah website jika tidak ada artikelnya? Tentu akan sulit.


Artikel-artikel yang Anda tambahkan di website akan menjadi pengenal Google untuk menggolongkan jenis konten yang cocok untuk website. Selain itu, artikel yang berkualitas tentunya akan menjadi indikator positif untuk Google menilai website Anda.


5. Pastikan Ada 100 Pengunjung Setiap Hari


Dari cerita beberapa teman dan beberapa referensi lain, setidaknya Anda sudah harus mempunyai setidaknya 100 pengunjung aktif setiap hari. Namun, angka tersebut masih tentatif. Meskipun Anda hanya mempunyai kurang dari 100 pengunjung aktif setiap hari, bisa jadi, Google menyetujui permintaan pengaktifan akun AdSense yang Anda ajukan.


Jika Anda sudah pernah pernah mendaftar google adsence di sana dijelaskan beberapa syarat yang perlu Anda penuhi supaya akun YouTube AdSense bisa diaktifkan. Syarat yang perlu Anda penuhi seperti minimal 100 subscribe dan sudah pernah ditonton lebih dari 4000 jam tayang. Bisa jadi syarat yang mirip (seperti jumlah artikel dan pengunjung) berlaku juga untuk mengaktifkan AdSense di blog.


Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat Google AdSense. Cukup sederhana, tapi Anda perlu bersabar karena harus menunggu proses verifikasi beberapa hari dari pihak google. Anda pun terkadang perlu beberapa kali pengajuan sebelum mendapatkan akun AdSense yang aktif.

Minggu, 18 April 2021

MATERI BISNIS ONLINE

 Dalam melakukan bisnis online untuk pemula, sebelum memulai bisnis toko online, penting sekali membangun modal usaha menggunakan analisis SWOT. Apa itu analisis SWOT? Analisis SWOT adalah analisis yang sangat penting dilakukan oleh para pelaku UKM sebelum mereka memulai usahanya.

Adapun alasannya ialah analisis SWOT sendiir bisa dikatakan sebagai bentuk perencanaan dari strategi bisnis dan diambil berdasarkan 4 bagian utamanya, yaitu SWOT : Strength artinya kekuatan, Weakness artinya kelemahan, Opportunity artinya kesempatan, dan terakhir Threat artinya ancaman.

Nah, dari keempat sisi tersebut itulah Anda bisa memprediksi bisnis apa yang cocok dan tepat untuk dibuka dengan cara memperhatikan market yang kini sedang berkembang.

Lalu, apa perbedaan arti antara StrengthWeaknessOpportunitydan Threat di atas? Simak  penjelasannya di bawah ini beserta contohnya:

1. Strength (Kekuatan)

Sesuai judulnya, strength ialah sebuah unsur yang kerap menjadi kekuatan, biasa disebut sebagai value bagi bisnis online maupun perusahaan. Seperti misalnya, Anda dapat mengetahui keunggulan perusahaan dilihat dari kualitas hasil, teknologi, lokasi yang strategis, maupun unsur kekuatan yang lainnya dengan lebih menekankan keunggulan bisnis dan perusahaan.

Adapun contoh penerapannya ialah membuat usaha online tas dan sepatu impor, dimana usaha ini adalah solusi efektif di tengah-tengah kesibukan aktivitas kota besar bagi orang-orang yang tak sempat untuk berbelanja barang import dari luar negeri.

2. Weakness (Kelemahan)

Di samping melihat sisi kekuatan, Anda juga harus sadar dan paham tentang kelemahan yang dimiliki oleh bisnis maupun perusahaan Anda. Hal tersebut bertujuan untuk dapat meminimalisir sesuatu atau keadaan yang nantinya menjadi masalah bagi perusahaan.

Dengan mengetahui kelemahan bisnis maka perusahaan juga dapat dijadikan perbandingan dengan kompetitor yang menggeluti bisnis yang serupa.

Contoh penerapannya ialah terbatasnya kemampuan menyediakan barang atau produk ready stock kerap kali harus menunggu terlebih dahulu untuk bisa memperoleh barang pesanan.

3. Opportunity (Peluang)

Poin ini juga sangat penting, Anda harus mengetahui peluang apa saja yang dapat diambil untuk dapat menghasilkan profit atau keuntungan bagi bisnis maupun perusahaan.

Misalnya permintaan market yang selalu ada, didukung dengan tren dan perkembangan fashion yang semakin berkembang bisa menjadi peluang bisnis terbaik di bidang fashion. Adapun metode promosi paling tepat untuk online shop Anda ialah dengan memanfaatkan media sosial.

4. Threats (Ancaman)

Unsur yang satu ini harus didiskusikan terkait dengan masalah yang mungkin menjadi ancaman untuk bisnis Anda. Penting untuk dapat menentukan apakah bisnis dan perusahaan Anda dapat bertahan dalam jangka panjang, caranya dengan mengetahui apa saja ancaman kecil sampai ancaman besar yang bisa menghambat perkembangan usaha Anda.

Adapun contoh penerapannya ialah dengan banyaknya penjual online yang menjajakan produk serupa mulai bermunculan, terkadang mereka menawarkan harga jauh lebih terjangkau. Selain itu harga barang yang dijual oleh supplier terkadang tidak bisa diprediksi alias berubah-ubah.

Beberapa Contoh Analisa SWOT dalam Online Shop

A .STRENGHT (KEKUATAN)

1) Bermacam-macam produk yang di tawarkan

2) Produk yang di tawarkan berkualitas

3) Harga kompetitif

4) Ketersediaan barang dijamin

5) Kepuasan pelanggan terjamin

6) Memiliki Website sendiri

7) Menggunakan media Sosial

8) Beraffiliasai dengan beberapa Market Place

 B . WEAKNESS (KELEMAHAN)

1) Banyak mayarakat yang belum tahu tentang bisnis online ini

2) Rentan terhadap kecurangan e-commerce seperti hacker

3) Banyak masyarakat yang belum mempunyai akun paypal

4) Banyak pesaing di luar sana yang lebih bagus lagi

 C . OPPORTUNITIES (PELUANG)

1).Memberikan keuntungan yang cukup besar.

2). Prospek atau peluangnya cukup besar untuk dikembangkan

3). Permintaan pasar dijaman yang modern ini semakin meningkat

 D .THREATH (ANCAMAN)

1). Banyak jenis usaha yang sama sebagai pesaing.

2). Persaingan dalam pemasaran yang semakin ketat.

3). Dalam era global seperti sekarang ini persaingan tidak hanya ada pada lingkup dalam negeri tapi seluruh dunia adalah pesaing kita.

4). Banyaknya unsur penipuan

Minggu, 21 Februari 2021

MATERI BISNIS ONLINE

 

Membuat Iklan di Facebook Ads


A. Tujuan Pembelajaran

  • Siswa dapat memanfaatkan aplikasi facebook sebagai media bisnis online dengan fokus, konsisten dan jujur dan bertanggungjawab.
  • Siswa dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi facebook sebagai penunjang bisnis online
  • Siswa dapat mempraktekan pembuatan iklan menggunakan facebook ads dengan memasukan Iklan PPC bisnis online yang dijalaknannya.

B. Materi Pelajaran

Setelah membuat halaman di Facebook, kini Anda sudah bisa mulai membuat iklan di Facebook Ads. Ikuti langkah-langkah cara membuat iklan di Facebook Ads.

1. Cara Membuat Iklan di Facebook Ads

1. Buka  Facebook Ads

Buka laman Facebook Ads Manager. Pastikan Anda sudah login ke akun Facebook yang Anda gunakan untuk membuat halaman di Facebook sebelumnya.

2. Pilih Pembuatan Iklan Terpandu

Buka menu Kampanye dan klik Buat Iklan. Facebook akan memberikan dua pilihan membuat iklan, yaitu Pembuatan Iklan Terpandu dan Pembuatan Iklan Cepat. Saran saya sebaiknya pilih Pembuatan Iklan Terpandu agar iklan Anda lebih spesifik.

Gambar 1

3. Tentukan Tujuan Iklan

Selanjutnya, tentukan tujuan iklan yang ingin Anda capai. Facebook menyediakan tujuan iklan dalam tiga kategori berbeda, yaitu Kesadaran, Pertimbangan, dan Konversi.

Gambar 2

Pertimbangkan Lalu lintas/Trafik meningkatkan jumlah kunjungan ke website Anda atau mendapatkan banyak pengguna untuk aplikasi Anda.  

4. Klik Tujuan Iklan Anda

Pertimbangkan tujuan iklan mana yang paling cocok untuk Anda. Di tutorial Facebook Ads ini yang saya pilih adalah tujuan lalu lintas/trafik

5. Pilih Jenis Iklan Facebook

Facebook menyediakan dua jenis pilihan iklan, yaitu Uji Split dan Pengoptimalan Anggaran. Anda harus memilih salah satu. Dua jenis iklan facebook tersebut tidak dapat digunakan bersamaan.

Gambar 3

6. Tulis Nama Iklan dan Pilih Tujuan Trafik

Gambar 4

Tulis nama iklan Anda agar Anda bisa mengecek performa iklan-iklan di FB Ads. Kemudian pilih tujuan trafik Anda ingin diarahkan ke mana. Anda bisa mengarahkan trafik atau lalu lintas ke website, aplikasi, Messenger, atau WhatsApp.

7. Tampilkan Promo

Gambar 5

Jika Anda sedang menjalankan promo di bisnis Anda, centang pilihan promo untuk menampilkan promo tersebut.

8. Tentukan Target Audience

Seperti yang saya sebutkan di awal artikel, Anda bisa menentukan spesifikasi target audience Anda berdasarkan faktor di bawah ini:

Gambar 6

Penargetan Terperinci: Bagian ini untuk target iklan yang lebih rinci, seperti lokasi, minat, perilaku dan kategori lainnya. Silakan untuk memilih yang sesuai dengan produk yang Anda iklankan

Gambar 7

9. Tentukan Penempatan

Gambar 8

Untuk menentukan penempatan iklan Anda yang ingin ditampilkan, di sini kami memilih Penempatan Otomatis. Pilihan ini lebih baik karena Facebook otomatis akan menampilkan iklan di tempat-tempat yang memiliki kinerja paling baik.

10. Pilih Jadwal

Tentukan berapa lama iklan Anda akan ditampilkan. Di tutorial ini saya memilih untuk menjadwalkan iklan selama satu bulan.

Gambar 9

Masukan Iklan olshop anda pada bentuk yang anda inginkan sesuai format kolom tersebut

11. Pilih Format Iklan

Terdapat lima jenis format iklan yang dapat Anda pilih, yaitu sebagai berikut ini:

Gambar 10

12. Buat Teks

Pada bagian ini tulis deskripsi iklan Anda. Buatlah deskripsi yang menarik dan singkat agar audience Anda bisa langsung paham tujuan iklan Anda.

Gambar 11

13. Pilih Gambar, Tulis Judul, dan Masukkan Tautan

Pilih gambar yang sesuai dengan deskripsi iklan Anda. Setiap format FB Ads membutuhkan ukuran gambar berbeda. Ukuran gambar masing-masing format iklan dapat Anda lihat di bagian akhir artikel ini.

FBcara membuat facebook ads gambar

Tambahkan judul iklan yang menarik perhatian target audience. Masukkan juga link atau tautan yang dituju.

14. Cara Bayar Iklan Facebook

Anda bisa melakukan pembayaran melalui kartu kredit atau kartu debit. Setelah Anda melakukan pembayaran Facebook akan mereview iklan Anda dan akan segera menampilkannya kalau sudah memenuhi semua syarat dan ketentuan yang berlaku.

Gambar 12

Facebook Ads adalah platform iklan efektif untuk memperluas pasar Anda. Maksimalkan potensi Facebook Ads untuk memperoleh lebih banyak konsumen.

Selasa, 16 Februari 2021

MATERI BISNIS ONLINE

 

Mengoptimalkan Facebook Ads untuk Bisnis online


A. Tujuan Pembelajaran

  • Siswa dapat memanfaatkan aplikasi facebook sebagai media bisnis online dengan fokus, konsisten dan jujur dan bertanggungjawab.
  • Siswa dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi facebook sebagai penunjang bisnis online
  • Siswa dapat mempraktekan pembuatan iklan menggunakan facebook ads dengan memasukan Iklan PPC bisnis online yang dijalaknannya.

B. Materi Pelajaran

Pengguna Facebook mungkin pernah mengapload produk untuk penjualan online, namun karena menggunakan facebook umum dan  tidak sesuai peryaratan facebook untuk bisnis akhirnya di blokir. Untuk itu kita harus tahu facebook untuk layanan bisnis yaitu Facebook Ads.

Facebook Ads  adalah media beriklan yang ditujukan kepada pengguna Facebook sebagai audiens nya. Penempatan iklan biasanya berada pada beranda atau sidebar. Terdapat beberapa macam iklan yang disediakan oleh Facebook Ads. Jika dilihat dari bentuknya terdapat iklan video dan iklan gambar. Facebook Ads juga memiliki beberapa kategori iklan yang dilihat dari tujuannya misalnya, Impression, Traffic, Lead dan lain sebagainya. 

Selain karena jumlah pengguna aktifnya yang berlimpah dan terus meningkat dari tahun ke tahun, Facebook Ads juga memiliki berbagai kelebihan sebagai platform iklan yang andal untuk bisnis Anda. Apa saja kelebihan Facebook Ads? Berikut penjelasannya:

Kelebihan Facebook Ads

Setelah mengetahui pengertian Facebook Ads, berikut ini beberapa alasan mengapa Anda harus beriklan di Facebook.

1. Pengguna Aktif

Pengguna Facebook tidak hanya banyak, tetapi juga aktif. Facebook adalah media sosial paling aktif kedua di Indonesia setelah YouTube. Orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 23 menit perhari di media sosial buatan Mark Zuckerberg ini.

2. Demografi Beragam

Selain memiliki pengguna berlimpah yang aktif, demografi pengguna Facebook juga beragam. Berdasarkan laporan We Are social 2018, 56 persen pengguna Facebook adalah laki-laki dan 44 persen sisanya adalah perempuan.

Dilihat dari kelompok usia, Facebook juga menawarkan target audience bermacam-macam. Seperti yang bisa Anda lihat pada grafik di bawah ini, Facebook memiliki sebaran pengguna dari kelompok usia aktif dari remaja hingga dewasa.

3. Target Spesifik

Dari sekian banyaknya pengguna aktif dengan demografi yang beragam, Anda bisa menentukan target iklan Anda sespesifik mungkin. Anda bisa mempersempit target iklan berdasarkan lokasi, usia, hingga minat dan hobi.

4. Jangkauan Organik Facebook Tidak Cukup

Mungkin Anda sudah memiliki fanpage bisnis di Facebook dengan jumlah follower ribuan atau bahkan puluhan ribu. Sayangnya, kini Facebook menerapkan sistem timeline non linear yang seringkali menyebabkan follower Anda terlambat atau bahkan tidak melihat promo dan penawaran yang Anda posting di fanpage. Solusinya? Anda bisa memanfaatkan Facebook Ads. Facebook Ads tidak hanya memungkinkan untuk menjangkau follower Anda, tetapi juga mendapatkan follower baru.  

5. Remarketing

Sama dengan Google Ads, Facebook Ads juga menawarkan fitur remarketing. Dengan adanya fitur ini, target audience Anda tidak hanya melihat iklan Anda di Facebook, tetapi juga di website dan aplikasi yang bekerja sama dengan Facebook. Dengan begitu, Anda bisa mempertahankan buying intent target audience Anda melalui iklan yang tersebar di Facebook, website dan aplikasi yang bekerjasama dengan Facebook.

6. Efektif untuk Berbagai Tujuan Marketing

Facebook Ads menyediakan berbagai pilihan tujuan marketing, dari mendapatkan trafik, mengumpulkan leads, download aplikasi, hingga melakukan pembelian. Anda dapat memilih salah satu dari pilihan tujuan marketing yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Lebih lengkapnya akan sekaligus saya bahas di poin langkah-langkah membuat Facebook Ads di bawah.

7. Biaya Facebook Ads yang Murah

Dibandingkan dengan channel iklan lainnya, Facebook Ads bisa dibilang memiliki biaya iklan yang murah. Dengan Rp 10.000,- Anda sudah bisa menyewa iklan di Facebook Ads. Tidak hanya itu, Facebook Ads juga memiliki fitur pengoptimalan anggaran iklan yang memaksimalkan jangkauan iklan namun dengan biaya yang terjangkau. Jika Anda sudah mahir memilih audiens iklan Anda, Facebook akan memberikan harga iklan yang sangat murah.

Jenis Facebook Ads

Ada berbagai jenis Facebook ads yang bisa Anda gunakan. Dengan mengetahuinya, Anda bisa menilai model manakah yang paling tepat untuk mendongkrak bisnis Anda.

Berikut jenis Facebook ads dan ulasannya.

1. Facebook Photo Ad

Yang pertama, ada Facebook Photo Ad. Jenis Facebook ads ini merupakan yang termudah. Sebab, Anda hanya perlu memberikan foto, tombol CTA, dan juga link.

Facebook photo ad cocok digunakan untuk promosi produk. Karena, perhatian orang-orang akan langsung tersedot pada gambar.

Oleh karena itu, gunakanlah foto yang powerful, memiliki resolusi bagus, serta menyampaikan pesan dengan tepat. Selain itu, pastikan ukuran yang digunakan sudah tepat.

Facebook Photo AdUkuran (px)
Beranda1080×1350
Kolom Kanan1200×1200
Artikel Instan1200×1200
Marketplace1200×1200
Stories1080×1920
  

2. Facebook Video Ad

Ingin membuat iklan Anda tidak membosankan? Facebook video ad bisa menjadi solusinya.

Dengan format video, iklan Anda dapat mencapai beberapa tujuan. Untuk memamerkan produk dan layanan, menarik perhatian dengan cepat, serta mengarahkan calon pelanggan ke action tertentu.

Berapa lamakah durasi yang disediakan untuk Facebook video ad? Simak tabel berikut.

Facebook Video AdDurasi Maksimal (menit)
Facebook Feed240
Marketplace240
Beranda Messenger240

3. Slideshow

Jika Anda ingin mengiklankan berbagai produk atau layanan dalam sekali postingan, slideshow adalah cara yang tepat. Anda bisa mengombinasikan gambar, video, teks, hingga suara sehingga informasi yang tersampaikan lebih maksimal.

Facebook memberikan Anda kesempatan membuat slideshow ad dengan jumlah 3 sampai 10 gambar. Selain itu, Anda juga bisa memberikan efek sendiri pada gambar, lho!

4. Carousel

Berikutnya, ada carousel. Sekilas, mungkin jenis Facebook ads ini agak mirip dengan slideshow. Namun, sebenarnya ada perbedaan yang cukup besar. Mari lihat contoh carousel ad berikut ini.

Pada slideshow, satu per satu gambar akan muncul secara bergantian pada satu tampilan. Sedangkan carousel mampu langsung menampilkan deretan gambar dalam satu tampilan.

Menariknya lagi, Anda bisa menyematkan tombol CTA pada setiap gambar. Itu artinya, kesempatan untuk mendapatkan konversi dari berbagai promosi produk akan semakin lebar. Menarik, bukan?

5. Instant Experience

Berbeda dengan jenis Facebook ads sebelum-sebelumnya, instant experience dibuat untuk mengoptimalkan promosi pada seluler. Dengan instant experience, audiens akan mendapatkan iklan yang lebih interaktif.

Cara kerjanya mirip dengan iklan pada stories Instagram. Audiens bisa melakukan swipe, menggeser gambar, menonton video, dan banyak lagi. Apalagi dengan tampilan iklan yang full-screen, tentunya promosi menjadi lebih menarik.

6. Koleksi

Koleksi adalah jenis Facebook ads yang masih berhubungan dengan instant experience. Sebab, biasanya koleksi tampil bersama instant experience. Koleksi bisa tampil secara full-screen pada seluler. Audiens akan menemukan katalog produk bersamaan dengan foto ataupun video yang Anda tampilkan. Tentunya, ini memudahkan audiens dalam mempelajari penawaran Anda. Selain itu, konversi pun jadi lebih cepat dilakukan.

Mengoptimalkan facebook untuk Bisnis Online

1. Gunakan Facebook Fanspage Bukan Facebook Personal

Langkah awal untuk menjalankan strategi pemasaran bisnis mengunakan facebook adalah mengetahui karakteristik facebook itu sendiri. Didalam facebook terdapat facebook personal dan fanspage. Untuk pemasaran via Facebook, gunakanlah fanspage bukan Facebook personal.

Mengapa facebook fanspage? Hal ini dikarenakan facebook personal terbatas hanya bisa menampung 5000 friends, lain halnya dengan facebook fanspage, fanspage bisa menampungfriends dalam bentuk like tidak terbatas, sehingga tidak aneh ada akun merek atau public figure difanspage yang memiliki jumlah like mencapai ratusan ribu bahkan jutaan.

2. Gunakanlah Fitur Penjadwal Status Otomatis

Gunakan fitur yang disediakan Facebook, fitur ini adalah fitur penjadwal status secara otomatis. Kita bisa gunakan fitur update status terjadwal ini untuk memudahkan update status di Facebook saat kita sibuk. Fitur ini adalah fitur penjadwal otomatis yang berfungsi untuk memudahkan proses update status.

3. Buatlah  Perencanaan Konten Facebook

Tips yang penting untuk memaksimalkan facebook marketing adalah dengan membuat perencanaan konten. Konten yang terencana membantu pemasar atau pebisnis untuk menentukan arah strategi konten pemasaran yang akan dilakukan melalui Facebook. Beberapa contoh perencanaan konten tersebut bisa berisi kapan status akan dipublish serta isi statusnya.

Berikut ini beberapa status yang bisa dibuat untuk Facebook marketing, misalnya status updateyang bermanfaat : Berisi tips, link artikel, kutipan, gambar yang menarik dan berbagai artikel bermanfaat. Kemudian status berisi produk-produk yang dijual ataupun status update tentang produk atau promo terbaru.

4. Gunakan Facebook Ads (Iklan Facebook)

Kita bisa menggunakan fitur facebook Ads dengan harga terjangkau untuk meningkatkan jumlahlikes dari fanspage kita. facebook Ads ini sangat berguna untuk mengiklankan produk kita ke target market yang tersegmen misal wanita/pria, usia tertentu, area tertentu, dll.

5. Lakukan Percakapan

Aktiflah membangun percakapan dengan fans kita, percakapan penting untuk membangun relasi dengan calon konsumen. Jika ada pertanyaan, responlah maksimal 1×12 jam.

6. Lakukan Pengukuran Efektivitas (Measurement)

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah perlunya melakukan pengukuran secara rutin, fitur pengukuran (measurement) ini dapat ditemukan di bagian kanan atas (view insight) dari tampilanfanspage kita. Pengukuran ini sangat penting untuk evaluasi, serta berperan untuk mengukur sejauh mana efektivitas strategi pemasaran yang sudah kita lakukan melalui facebook.

7. Fokuslah Untuk Memperbesar Like

Fokuslah untuk memperbesar like. Jumlah like adalah jumlah calon konsumen kita. Semakin besar jumlah like kita maka semakin besar calon pembeli kita. Buatlah target jumlah like yang ingin kita peroleh, kemudian jangan lupa lakukan monitoring, pastikan target yang kita buat dapat tercapai.

  8. Mulailah Untuk Jualan dengan Facebook

Untuk jualan, kita bisa menggunakan banner fanspage, status gambar. Pastikan jika ada promosi produk, gambar atau posternya harus jelas dan juga yang tidak boleh dilupakan adalah adanya info kontak informasi yang bisa dihubungi oleh calon pembeli.

9. Lakukan Facebook Marketing dengan Konsisten

Hal yang penting dalam strategi pemasaran melalui social media facebook ini adalah kita harus konsisten untuk update status. Berdasarkan riset mashable serta pengalaman kami menghandle klien,  jumlah efektif update status adalah 4-6 status per hari.

Permasalahan yang kerap dialami oleh pebisnis pemula adalah seringnya tidak konsisten saat menjalani strategi facebook marketing. Salah satu solusi yang bisa dilakukan agar kita konsisten menjalankan facebook marketing adalah perlunya rekrutmen orang khusus atau tim yang nantinya akan bertanggung jawab menangani facebook kita.

Sekarang Anda sudah punya halaman di Facebook, dan dapat mengetahui manffat facebook dalam bisnis online.